Cold brew telah menjadi primadona di kalangan pecinta kopi karena rasanya yang lebih lembut, tidak asam, dan memiliki aroma yang lebih kaya dibandingkan kopi yang diseduh panas.
Metode penyeduhan ini menggunakan air dingin atau suhu ruang dan membutuhkan waktu ekstraksi yang lama, menghasilkan konsentrat kopi yang nikmat dan serbaguna.
Anda tidak perlu alat khusus yang mahal untuk membuatnya. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat cold brew yang sempurna di dapur Anda.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
* Biji / Bubuk Kopi: Pilih biji kopi favorit Anda (Arabika atau Robusta, medium atau dark roast umumnya disukai).
* Air: Gunakan air minum kemasan atau air yang sudah disaring (kualitas air sangat memengaruhi rasa akhir).
* Wadah: Stoples kaca, teko, atau French press. Pastikan wadah memiliki tutup.
* Alat Penyaring: Saringan kawat yang dilapisi kertas saring kopi, kain muslin/katun bersih, atau filter khusus cold brew.
* Penggiling Kopi (Opsional): Jika Anda membeli biji kopi utuh.
Langkah-Langkah Membuat Cold Brew
1. Giling Kopi dengan Tingkat Kekasaran yang Tepat
Tingkat gilingan sangat krusial. Giling biji kopi hingga bertekstur kasar (coarse grind), mirip dengan garam laut.
* Mengapa kasar? Gilingan kasar mencegah over-extraction yang dapat menyebabkan rasa pahit dan juga memudahkan proses penyaringan.
Baca juga: Cara Membuat Kopi Vietnam Drip yang Nikmat di Rumah
2. Tentukan Rasio Kopi dan Air
Rasio umum untuk cold brew adalah antara 1:8 hingga 1:10 (1 bagian kopi untuk 8 sampai 10 bagian air). Jika Anda ingin konsentrat yang lebih pekat (untuk diencerkan nanti), gunakan rasio yang lebih rendah, misalnya 1:4 atau 1:6.
* Contoh Rasio 1:8: Untuk 100 gram bubuk kopi, Anda akan menggunakan 800 ml air.
3. Proses Perendaman (Steeping)
* Masukkan bubuk kopi yang sudah digiling kasar ke dalam wadah.
* Tuangkan air secara perlahan, pastikan semua bubuk kopi terbasahi dengan merata.
* Aduk perlahan (atau kocok sebentar jika menggunakan stoples tertutup) agar kopi dan air tercampur sempurna.
* Tutup rapat wadah tersebut.
* Simpan: Tempatkan wadah di suhu ruang atau di dalam kulkas.
* Diamkan: Biarkan kopi meresap (ekstraksi) selama 12 hingga 24 jam. Semakin lama, semakin kuat dan intens rasa yang dihasilkan. Waktu ideal seringkali berada di sekitar 16–18 jam.
4. Proses Penyaringan
Setelah proses perendaman selesai:
* Siapkan wadah penampung baru dan alat penyaring Anda.
* Tuang perlahan larutan kopi melalui alat penyaring ke dalam wadah penampung.
* Jika menggunakan saringan kawat biasa, Anda mungkin perlu melakukan penyaringan dua kali atau menggunakan filter kertas untuk memastikan tidak ada ampas kopi yang tersisa, menghasilkan cairan yang jernih dan bersih.
* Buang ampas kopi yang sudah tersaring.
Menyajikan dan Menyimpan Cold Brew
* Penyimpanan: Konsentrat cold brew dapat disimpan di dalam kulkas dalam wadah tertutup rapat selama hingga 1-2 minggu.
* Penyajian Standar: Cold brew yang telah disaring ini biasanya berupa konsentrat pekat. Untuk menyajikannya, campurkan konsentrat dengan air atau susu dengan rasio 1:1 (atau sesuai selera). Tambahkan es batu.
* Kreasi Lain: Cold brew dapat dinikmati sebagai kopi hitam dingin (iced coffee), dicampur dengan susu kental manis, sirup gula aren, air tonik, atau sebagai bahan dasar cocktail kopi.
Membuat cold brew memang membutuhkan kesabaran, namun hasilnya kopi dingin yang kaya rasa, lembut di perut, dan minim keasaman pasti akan sepadan dengan waktu tunggu Anda!
Selamat mencoba***
Baca juga: Sejarah Moka Pot: Mesin Kopi Ikonik yang Mendemokratisasi Espresso

Komentar
Posting Komentar